Minggu, 12 September 2010

drabbles gaje malem malem :D

Gaje malem2 gini deiselingin kopi(?) darat :) yak merenungi kegiatan dan apa yg sudah dilakukan.
mind to RnR? Salah! in bukan fic! Hanya pandangan hidup saya~

Kenangan
'Jika bukan karena kenangan mungkin aku masih akan tetap menangis hingga sekarang. Hal yang kusadari adalah kita hanya dapat bergantung pada kenangan.'

Dari kalimat itu yang mau saya ambil adalah, manusia pasti berubah. Kinerja otak hari ini dan besok detik sekarang dan nanti pasti akan berubah. Tidak ada sesuatu yang kekal kecuali Tuhan. Bayangkan saja, orang yang kamu sayang hari ini tiba-tiba berubah esok harinya. Orang yang kau sayangi detik ini ternyata menyimpan dendam dalam hatinya.
Padahal dulu kamu tidak begitu dengannya.

Dari buku raditya dika:
Kata Plato yang namanya "gelap" itu ngga ada, yang ada itu kekurangan cahaya.
Mungkin kita udah meredup.
Pada hati.
Pada kepercayaan yang udah lama sekarat dan mati diam-diam.Mungkin janji yang kita ucapin dulu bisa dengan gampang dilupakan setelah kita mulai membuat janji yang baru, janji yang juga tidak bisa ditepati.

Itu berhubungan dengan cinta dan persahabatan.
Ok, kali ini saya ga akan ngurusin cinta(bosen) lmao ~.~
tapi persahabatan.

"Kamu adalah teman yang spesial buatku, kamu selalu ada waktu aku butuh pertolongan."

Seneng, sedih.

Seneng:
kita dianggap berharga oleh orang itu, kita sadar ada yang butuhin kita. Intinya begitulah.

Sedih:
Pikirkan hal yang buruk saja. Apananti kita bakal berantem dan memutuskan mendelete semuanya. Apa nanti kalau kita mati kita bakal ketemu lagi? Apa kalau interest dari masing-masing pihak udh lenyap kita ga akan bisa bicara lagi? Apa nanti karena masalah kecil kita bisa berantemdan ga akan berakhir?

Apa kata 'maaf' sekarang udah ga mencukupi?
Apa sekarang orang lebih memilih untuk membenci dan mendendam 'diam-diam' daripada memaafkan??


--ACABAT--

Kalo gue nulis ni sampe pagi, bisa nangis beneran gue.
Setelah gue sadari beberapa bulan terakhir iniberapa juta(?) kali gue ngarep mati bolak balik nyari obat tidur, rencana bunuh diri berapa kali. bodohnya tanpa tau alasan yang jelas

cant believe that im the fool again

ah ya!! ketinggalan!!*bakausagi*

Gue dulu selalu bilang pingin cepet2 dewasa.
sekarang gue tarik semua perkataan itu.
gue mau balik jadi anak kecil yang
polos dan naif

anak kecil itu tulus, mereka ga ngerti kejamnya hidup dan pikiran mereka masih belum rasional, belum complicated!!
karena belum complicated mereka itu bergantung sama orang yg sudah dewasa.
Karena bergantung.
Karena jujur.

JUJUR

satu kata yang paling susah dilakukan! sadar?
kita orang-orang biasa TAKUT menerima KONSEKUENSI dari kata JUJUR
~~~ACABAT(kuadrat)~~~

masihkah akan saya beri tambahan?? mungkin iya kalo saya kepingin nangis *dan udh nangis* seperti ini... tetep aja ga lega ._."
lebih baik satu orang yang bisa memberi kita ketenangan daripada banyak orang yang bisa rusuh doang (thats why i hate crowds also now) =="

T_T sudahlah saya mau berbanjir air mata dulu sekarang

-(c) Malice.B-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar