Jumat, 15 Oktober 2010

Hai, Sahabat!

Hai, halo. Aku tahu kamu tidak mengetahui saya dan mengenal saya. Mungkin ada beberapa dari pembaca yang mengetahui saya tetapi tidak ada yang benar-benar mengenal saya. Nah, sekarang saya mau membuat surat. Yang sangat tidak penting. Terserah mau berfikir sekarang saya seperti apa. Yang jelas setelah ini tidak perlu berharap lagi...

Hey, sahabat...

by Malice Baskerville on Friday, 15 October 2010 at 15:43

PROLOG

Saya tidak pernah bermaksud apa-apa ketika menuliskan hal ini. Aku, seperti biasa menuliskan apa yang kurasakan dan kupikirkan. Jadi kawan-kawan yang merasa tersinggung aku minta maaf ya. Aku tidak bermaksud menyindir kalian. Sungguh.

Yah, aku juga bingung mau menulis apa lagi di prolog singkat dan tidak jelas ujung-pangkalnya ini. Hahaha, untuk sahabatku, kalian lebih dari sekedar sahabat untukku. Keluarga kecil yang... Tinggal sementara di dunia tetapi tinggal selamanya didalam hati ini :) Love you all!

Hei, teman! Apa kabarmu? Sudah lama ya kita tidak berbicara satu dengan yang lainnya? Dan mungkin saja kau atau beberapa lainnya sudah muak, sangat muak melihatku disini. Bahkan surat ini. Entah ini dapat disebut surat atau malah curcol biasa. Hahaha. Hei, teman! Apakah kau sadar? Kau yang sekarang dengan sikap aroganmu itu? Dengan mata yang sangat arogan itu menatapku? Hei, aku ingin tahu apa kesalahanku hingga nyaris tidak ada orang yang mau berbicara lagi padaku. Dulu, mereka pasti marah jika aku tidak membalas pesan mereka. Ya, kejadian itu sudah lama sekali. Dan sekarang itu terjadi padaku kawan! Aku tidak marah kok. Aku pernah melakukan hal yang sama padamu bukan? Tidak ada alasan yang logis untuk membuatku marah lho! Lihat! Sekarang saja aku tertawa! Jangan cemas aku tidak apa-apa kok!

Ironis, eksistensi sesaatku hanyalah seperti angin. Tidak. Semua manusia eksistensinya seperti angin. Sesaat untuk dinikmati dan hilang. Datang dan pergi dalam kehidupan. Ha-h, kesepian. Perasaan yang tak asing lagi 'kan? Yah, aku senang kok melihat kalian bersenang-senang. Tidak ada satu orang itu tidak berarti banyak kok! Sayang, hei sahabat! Kau mungkin dengan mulut ularmu dapat memutar balik fakta yang ada. Sekalipun begitu, kau masih tetap teman(baca:Sahabat) yang baik untukku. Sekalipun sakit. Hubungan manusia itu hanyalah sebatas benang yang tampak terlihat seperti rantai. Terlihat kokoh tetapi mudah hancur dan putus. Hanya karena kesalahan kecil, atau mungkin... Tidak mengetahui kesalahan masing-masing. Kita bukan anak kecil lagi, seharusnya kau juga bisa mengendalikan emosi dan mengubah bagaimana cara berfikir. Dan seharusnya kita bisa belajar dari anak kecil. Kenapa? Mereka bertengkar, dan dengan naif dan polosnya meminta maaf satu sama lain dengan hati yang tulus. Apa kita tidak bisa? Jujur saja, aku tidak mengerti salahku padamu itu apa. Semakin dewasa permasalahan semakin merepotkan. Dulu aku ini sebagai figur yang berguna untukmu. Aku bisa menjadi temanmu, ibumu, kakakmu, saudaramu. Sekarang, apakah masih bisa sama?

Hei, teman! Apa kau berfikir kenangan yang kita buat sia-sia? Dan mungkin segalanya ini harus diakhiri. Joker. Mungkin aku seperti itu. Hidup berpindah-pindah tempat, diterima sesaat dan dibuang. Seperti angin. Angin berhembus ketika orang membutuhkan, dan hilang saat orang itu merasa baikkan. Hmm, mungkin aku seperti itu, mungkin. Baiklah kusudahi saja semua surat ini mungkin kau juga muak mendengar segalanya dari sini. Hahaha, aku tidak bisa dan pandai dalam mengekspresikan diriku. yang kubisa melewati kata-kata sarkastis nan hiperbola ini. Setelah membaca ini aku juga tidak berharap kau masih mau menerimaku atau tidak. Jika benar-benar membenciku tinggalkan saja. Ha-h mulai lagi. Baiklah, terimakasih atas segalanya ya! Aku walau bagaimanapun tidak akan menyesal bertemu denganmu...!!

Hei, sahabat!! Kapan kita bisa bermimpi bersama lagi?

Kapan kita bisa berbagi cerita hingga larut lagi?

Kapan segalanya tidak perlu ditutup-tutupi begini?

Jika kau memintaku menunggu untuk semua itu, akan kulakukan.

Jika kau bilang kita tidak dapat bersama lagi, memori itu tetap ada.

Kita, sahabat, saudara.

Tertanda:

-salam, orang yang kaubenci: Malice baskerville a.k.a Natasha Johanna-

Jumat, 01 Oktober 2010

The Stupid Pierrot

Maaf maaf maaf saya kelupaan ngetik nmajalah mingguan versi saya huhuhu (aka FF) tapi kali ini saya gabikin FF gpp ya? Orific aja boleh? Agak OOT sih tapi mind to RnR?

Title: Stupid Pierrot

Disclaimer © ME!! ME!! FINNALLY ME!!

Main idea:Saat berangan-angan kapan nonton Titanic lagi dan impian gila saya terkabul

(near, far WHEREVER YOU ARE *nyanyi*)

Warning: WRONG GRAMMAR!!*inggris abal modeon*

Hey, stupid pierrot why did you wear a mask?

Seorang gadis berjalan-jalan berkeliling kota, jubah lusuhnya menyapu jalan berdebu disekitarnya. Tampak sejumlah koin emas ia genggam, benda apakah yang akan ia beli?

Sebuah topeng.

Ya, tunggu! Kenapa dia membeli topeng? Kenapa dia tidak membeli makanan saja? Oke, sang author juga tidak tahu kenapa #dihajarame-rame.Oke abaikan. OOT.

Gadis itu berlari kearah gang yang terpencil dimana orang-orang yang tinggal dikota tidak dapat menemukannya. Dari ujung gang itu tampak beberapa anak-anak kecil melompat-lompat menyambut kehadirannya. Sang gadis kecil yang diketahui bekerja sebagai pierrot atau badut mengeluarkan makanan yang berhasil ia curi dari balik jubah merahnya itu. Dia memberikan makanan itu sembari melawak menghibur anak-anak itu. Tampil sebagai sosok yang periang dan siap membantu siapapapun, tampak seperti anak remaja biasanya yang periang dan tampak tidak mengeluh walau keadaan sudah seburuk itu.

Mencuri dan mencuri demi bertahan hidup dan memenuhi makanan dari anak-anak terlantar di gang itu. Dia keluar dari gang itu dan kembali mencari makan untuk malam harinya.

Why did you still wear that mask?

Hari telah sore dan ia sudah sangat lelah, ia tidak berhasil menemukan apapun untuk dimakannya. Putus asa dan tertekan atas keadaan itu dia pergi ke dermaga dekat gang di pinggir kota itu. Dia duduk dan merenung. Berbicara pada dirinya sendiri.

If, at the time i complain in front of them what will they said about me?

Hey stupid pierrot why didn’t you honest to yourself?

I already honest at it.

No, no you’re lying. Even now you are opening your mask in this place you still wear your mask in front of yourself and that kids.

What are the proof of it?

That’s why you didn’t talk about your feeling in front of them right? That’s why you always hide in this place and talk to yourself.

I know i’m such a pitiful girl but I already honest in front of them!!

Our pitiful Pierrot wear her mask again! Until when will she stopped to lie to herself?

Just stop it and shut up!

What is the differences between the “you” in ‘here’ and “you” in ‘there’? It is the same. The same ‘people’ who wear a ‘mask’. To act strong and weak. The one who showed up her sad faces it was the real one. What is the differences with you? You’re the one who was sad but pretend and showed up to be happy. It was the same by using a mask right?

You don’t know me!! Why did you talk like you know me well!?

Because ‘you’ are me and I am is you.

I regreting everything right now. That I’m such a coward. If I run I will leave a painful things again right? Or, may be you’ll be happy if I never been existed in your life.

If, if I sinks into the sea I’ll never been able to breathe.

If, if I am an echo, once I gone it’ll be never come back twice.

If, if I already forgotten about everything, you won’t feel pain.

You should be happy that I am not there anymore.

Gadis itu terbangun akibat suara camar di horizon yang membelah langit dan air itu, Hari sudah gelap menandakan malam telah hadir menyambut bulan. Gadis bertampang lusuh itu hanya dapat mengingat-ngingat mimpi anehnya saat itu tanpa mengeri apa artinya. ‘Topeng’ yang ia kenakan dan ‘topeng’ yang menutupi perasaannya. Apa alasannya? Munafikkah ia jika begitu? Mengatakan hal yang seharusnya ia katakan menjadi petaka untuknya. Mengatakan apa yang tidak ingin ia katakan malah menjadi bencana untuknya. Menyuarakan pendapatnya malah terjadi pertempuran disana-sini. Apa haknya untuk bicara itu memang tidak pernah ada? Apa dia harus terus bersembunyi dibalik sosok ‘topeng’ yang ‘ceria’ itu. Padahal jujur dalam dirinya dia membutuhkan seseorang yang ingin mengerti dirinya dan selalu ada jika ia membutuhkannya. Apakah impian memiliki orang seperti itu harus dikuburnya dalam-dalam? Malang. Ironis.

Sarkastis bukan? Sama seperti sang author.

Gadis itu hanya kembali ke arah gang bersiap menghadapi keluhan anak-anak dan kembali mencuri untuk mereka hingga sebuah suara membisikan sesuatu ditelinganya. Atau, dia yang membisikannya kepada dirinya sendiri?

Hey, stupid pierrot…

Than who is the one standing here? Is that ‘you’ or who?

The one who still wear it mask or the one who has oppenned it?

And can you guess who the real is that supid pierrot?

And She is…

If I die, I would become the wind so will you still remember me then?

Or may be you’ll laugh at my funeral?

Will you cry over me if I die?

Who cares about it anyway, even my parents? NO. NEVER.

Why we live in this such place when nobody can accept us as a ‘human’

Why did they want to control us the one who weak?

We have right to keep surviving in this stupid world don’t we?

We have something to do also in this world.

The undead…

The one who they can’t see…

~~OWARI~~

Pendek? Pendek? BANGET!! ORE MATI IDEEEE!! Cuman jadi 2 lembar Ms.words dan ini.. hah… susah ya dimengerti apa maksudnya?

Dan 5 orang pertama yang dapat menebak the real supid pierrot pertama dapat merequest apapun dari saya. Terserah bebas. =_= ß keberatan sendiri, baka author.

Dan message terahirnya gue keanya nulis sambil kesurupan deh =-=o

Cukup, horror sendiri.

Rabu, 15 September 2010

hate? or being hate?

Gue gabisa marah.. sma sekali..malah yang ada gue maafin... gue milih buat ga dendam dan segala sesuatu yg mencelakakan..rasanya hati gue udh tenang dia ga ada,,,

bukannya sebenernya lo marah besar ya? lo ga dianggap manusia!!? lo diinjek injek!! dihina!! dia dengan enaknya nganggep lo HANYA BARANG NAT SADAR!!!

Iya gue tau, gue sepet banget merasa agak marah, tapi dengan selesai doa gue cuman minta dia bahagia! gue ga munafik. gue cuman pingin jujur sama apa yg gue rasain sejak saat ini sekalipun artinya gue terinjak injak,

ARE YOU A FOOL!!? PERTAHANIN DONG HARGA DIRI LO OI!! DIA MANUSIA LO MANUSIA APA HAK DIA MENGATAKAN LO SEPERTI ITU!?

karena dia orang yg penting buat gue sekalipun udh didepak, sekalipun diasingkan. gue jujur aja dari lubuk hati ini... ga bisa benci orang..

BODOH LO NAT!! TEMEN TEMEN LO TU BELAIN LO SEMUA TAU GA!!! DEMI LO SENDIRI!! LO MAUN YAKITIN HAT MEREKA KEA LO NYAKITIN HATI DIA!!? LO ADA MASALAH GAPERNAH MAU CERITA!! LO ADA APAPUN PERASAAN YANG LO ALAMI GAPERNAH MAU BICARA!! EMG APA SALAHNYA SIH BICARA SAMA KITA KITA!!?

haha re gue bukan drama queen dan sejenisnya. gue lebih suka menyimpan semua sendirian~ tapi mulai sekarang gue tau kok ..
"You are stronger for having dared to bear it all alone, but you are also not strong because they do not share it with others."

tu lo ngerti!! knp masih lo simpen sendirian semuanya!?

err kenapa ya?? entahlah rasanya saya merasa egois kalo bicara?? tapi egois darimana ya??

Karena lo GA PERNAH DIIJINKAN BICARA DIRUMAH gitu?

ngga ngga bukan! gue bicara tapi soal kea gini gapernah.

gila lo nat!

*laughs*



apapun yg terjadi aku ... sekarang cuman pingin berbagi... tetapi apakah itu memang hal yang kumau? atau
...

i need somebody to speak openly

Selasa, 14 September 2010

percakapan dengan kakak 'tercinta' :P sorry raven gue setengah2 nulis tercintanya lol

Malam-malam gini enaknya ngapain ya? online? ya tentu saja! saya online di fb, dan berpm ria dengan kakak saya michael yang udh lama ga bicara :) kakak saya yang bodoh ini biasa saya panggil raven ^^ *plakbuakkdesh* sesama pecinta PH dan udh addicted :)

inilah percakapan gamutu kita :P

Hei, kak apa kabar disana? Internet sudah dipasang lagi?

à Hai, my stupid rabbit :P

Kakak ol? Ah! Wth stupid rabbit!! You Seaweed head!! >L

à Ahaha, sambutan lu g berubah setelah 2 bulan g dgr kabar gw lagi nih.. mal…

Gue nyesel manggil lo kakak!! ~.~ Mike tumben lo ol jem segini. Bonyok ga ada dirumah apa bisa nyabot inet :p

àSeems to be like that lil’ sist :p dan~ gw liat dr acc lu yg ‘kecewean’ bwt gw lu lg ad problem?

*sigh* seems to be like that… Raven J /slap

à WTH skrg lu manggil gw gitu -- , cerita dong mal, ad paan?

Yah~ You know lah gue kea apa, kita sodaraan udh kenal sejak balita :P

àY maka it cerita lah mal, gw udh ampir 2 bulan g ol fb dan g niat. Lu masti jaga diri lu bae bae ==

Gini, gue bingung darimana. Gue cekcok sama seseorang. Daaaannn,,, pertama gue tanya ke lo, gue berubah ga?

àSebanter banternya lu berubah sekarang LU G PERNAH MAU LG CERITA K SIAPA SIAPA APA YG LO RASAIN SAAT INI

Merasa ada yg lain? J

àya itu yg gue liat dr semipoetry di blogg lo stupid –

*ngakak* well well okok, gue jujur… rasanya gue lagi pingin… apa ya… diperhatiin? Tapi gatau juga gue gangerti diri gue sendiri dan gue merasa kalo gue berubah

à ad ap dgn lo mal? J gw sebagai kakak yg baek akn selalu menolong lu

Perlukah gue muntah untuk kata kata lo itu, raven J

à no thanks. But, mal gini mungkin lo g maw lg cerita k gw atau siapa. Tapi tlg perhatiin dan peka terhadap diri lu sendrii, tetepin 1 org buat lu ajk share. Yg lu percaya.

I know the person I want to share but, gue .. gamau ngerepotin siapa siaoa. Sekalipun gue udh janji entah gue agak canggung !! dia juga udh bilang kea yg lo bilang tapi

à honest to yourself say J

Najis lo say ==

àyowes gw mo off dolo, bonyok dah mo pulang. Bicarain ajasm dy ya. Good luck :P

Senin, 13 September 2010

another drabbles gaje -calon fic

Kegajean malem-malem(lagi)

Mengandung gombal berlebihan(sejak kpn gue belajar ginian cuih!)

© malice Baskerville

Takut…

Aku takut…

Semua orang akan takut jika mengetahui kenyataan mereka akan mengalami kehilangan…

Kehilangan apa yang sudah menjadi kebiasaan mereka, apa yang berharga bagi mereka…

Seperti biasa, datang dengan cara tidak terduga…

Aku-disini memutuskan sendiri, mengenang segalanya…

Tidak butuh banyak kata untuk mendeskripsikan apa yang kurasakan…

KAGET

Aku-yang sudah lama berharap

Aku-yang berjuta kali menumpahkan air mata…

Aku-yang setiap malam berdoa

Tidak menyangka akan mendapat kejutan ini

Tetapi, apabila ini berakhir

Bukankah aku akan jatuh terhempas lagi?

Mulai menjadi kebiasaan, muncul di saat semua orang tengah tertidur lelap.

Meniti semua dari awal…

Aku-si ratu malam

Aku-orang munafik

Aku-orang pembawa sial

JUJUR

Aku iri,

Melihat semua dengan mata ini, penuh kepalsuan.

Aku-orang yang tertawa dengan ceria

Aku-orang yang tertawa sekalipun sakit hati

Aku-orang yang memalingkan diri dari diri sendiri

Aku, hanya butuh seseorang…

Seperti kata Oz di Pandora Hearts :
“Alice hanyalah perlu menjadi Alice”

Jutaan kali kuulangi kata-kata itu, apakah… Aku bisa menjadi ‘aku’ nantinya…?

Tidak,

Aku butuh seseorang yang rela mengatakannya dengan tulus…

Dia yang mengatakannya kepada dirinya sendiri, dia yang mengatakannya juga kepadaku…

Demi siapakah kau berkata begitu, dirimu, kita, atau aku?

Aku yang hanya bisa mendengarkan, aku yang memutuskan untuk menutup diri, aku yang berharap setengah mati untuk kembali…

Apa hasilnya?

AKU ADALAH ORANG YANG BERUBAH!! Jutaan kali aku menafsirkan bahwa orang lain dan AKU yang berubah…

Kenyataan… AKU adalah orang yang LEBIH BERUBAH DRASTIS dari siapapun.

Aku-yang sebenarnya lemah ini, hanya ingin bergantung… Aku yang ingin mengatakan apa yang kurasakan sudah tidak lagi diijinkan dan mengijinkan diri sendiri berbuat seperti itu.

TIK

TIK

TIK

Senyap disini, hanya bunyi jam diruangan yang dapat terdengar hingga detik ini.

Menunggu…

Untuk?

Tidak ada, bahkan aku tidak tahu apa yang kutunggu.

Aku hanya berkata “izinkan aku untuk berada disisimu ketika kau membutuhkan seseorang.” Apakah aku berharap sebaliknya?

Atau, akukah yang terlalu meragukan segalanya?

Atau, aku yang terlalu berharap?

~ACABAT~


wth apaaan neh... corhat bukan shortpoem bukan.. ckckck gabakat nulis maksain nulis gini nih --

Minggu, 12 September 2010

3

3 hal yang tidak dapat kembali adalah:
waktu
perkataan
kesempatan

3hal yang paling berharga:
cinta-->Pertama, Cinta. Kehidupan kalian tak akan pernah lepas dari yang namanya cinta. Mencintai dan dicintai adalah suatu berkah. Karenanya, janganlah kalian takut untuk mengenal cinta.

kepercayaan-->Yang kedua, adalah kepercayaan. Tanpa kepercayaan, kalian tak akan bisa melangkah ke depan, selalu was-was dan curiga, ketakutan terhadap sesuatu yang kalian bentuk sendiri dalam benak kalian

persahabatan-->Sahabat adalah orang terdekat kita setelah keluarga. Jadi, jangan sekali-kali kalian sia-siakan kesempatan memiliki sahabat, karena dia akan melakukan banyak hal untuk kita.

drabbles gaje malem malem :D

Gaje malem2 gini deiselingin kopi(?) darat :) yak merenungi kegiatan dan apa yg sudah dilakukan.
mind to RnR? Salah! in bukan fic! Hanya pandangan hidup saya~

Kenangan
'Jika bukan karena kenangan mungkin aku masih akan tetap menangis hingga sekarang. Hal yang kusadari adalah kita hanya dapat bergantung pada kenangan.'

Dari kalimat itu yang mau saya ambil adalah, manusia pasti berubah. Kinerja otak hari ini dan besok detik sekarang dan nanti pasti akan berubah. Tidak ada sesuatu yang kekal kecuali Tuhan. Bayangkan saja, orang yang kamu sayang hari ini tiba-tiba berubah esok harinya. Orang yang kau sayangi detik ini ternyata menyimpan dendam dalam hatinya.
Padahal dulu kamu tidak begitu dengannya.

Dari buku raditya dika:
Kata Plato yang namanya "gelap" itu ngga ada, yang ada itu kekurangan cahaya.
Mungkin kita udah meredup.
Pada hati.
Pada kepercayaan yang udah lama sekarat dan mati diam-diam.Mungkin janji yang kita ucapin dulu bisa dengan gampang dilupakan setelah kita mulai membuat janji yang baru, janji yang juga tidak bisa ditepati.

Itu berhubungan dengan cinta dan persahabatan.
Ok, kali ini saya ga akan ngurusin cinta(bosen) lmao ~.~
tapi persahabatan.

"Kamu adalah teman yang spesial buatku, kamu selalu ada waktu aku butuh pertolongan."

Seneng, sedih.

Seneng:
kita dianggap berharga oleh orang itu, kita sadar ada yang butuhin kita. Intinya begitulah.

Sedih:
Pikirkan hal yang buruk saja. Apananti kita bakal berantem dan memutuskan mendelete semuanya. Apa nanti kalau kita mati kita bakal ketemu lagi? Apa kalau interest dari masing-masing pihak udh lenyap kita ga akan bisa bicara lagi? Apa nanti karena masalah kecil kita bisa berantemdan ga akan berakhir?

Apa kata 'maaf' sekarang udah ga mencukupi?
Apa sekarang orang lebih memilih untuk membenci dan mendendam 'diam-diam' daripada memaafkan??


--ACABAT--

Kalo gue nulis ni sampe pagi, bisa nangis beneran gue.
Setelah gue sadari beberapa bulan terakhir iniberapa juta(?) kali gue ngarep mati bolak balik nyari obat tidur, rencana bunuh diri berapa kali. bodohnya tanpa tau alasan yang jelas

cant believe that im the fool again

ah ya!! ketinggalan!!*bakausagi*

Gue dulu selalu bilang pingin cepet2 dewasa.
sekarang gue tarik semua perkataan itu.
gue mau balik jadi anak kecil yang
polos dan naif

anak kecil itu tulus, mereka ga ngerti kejamnya hidup dan pikiran mereka masih belum rasional, belum complicated!!
karena belum complicated mereka itu bergantung sama orang yg sudah dewasa.
Karena bergantung.
Karena jujur.

JUJUR

satu kata yang paling susah dilakukan! sadar?
kita orang-orang biasa TAKUT menerima KONSEKUENSI dari kata JUJUR
~~~ACABAT(kuadrat)~~~

masihkah akan saya beri tambahan?? mungkin iya kalo saya kepingin nangis *dan udh nangis* seperti ini... tetep aja ga lega ._."
lebih baik satu orang yang bisa memberi kita ketenangan daripada banyak orang yang bisa rusuh doang (thats why i hate crowds also now) =="

T_T sudahlah saya mau berbanjir air mata dulu sekarang

-(c) Malice.B-